Tips Karir

Tetap Harus Bekerja di Tengah Kabut Asap? Ini Cara Mengurangi Risikonya

Mohamad Radja Maulana

Mohamad Radja Maulana

lokerjambi.co.id

06 September 2026
3 mnt baca
Pekerja tetap beraktivitas di tengah kabut asap dengan menggunakan masker dan perlindungan yang sesuai.

Hai sobat Lokerjambi!

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat mengganggu aktivitas sehari-hari, termasuk pekerjaan. Bagi sebagian orang, bekerja di luar ruangan atau bepergian ke tempat kerja tetap menjadi kewajiban. Namun, kondisi udara yang buruk bukan berarti harus diabaikan. Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mengurangi paparan asap, menjaga kondisi tubuh, dan tetap menjalankan pekerjaan dengan lebih aman.

1. Pantau kondisi udara sebelum beraktivitas

Sebelum berangkat kerja, perhatikan informasi kualitas udara dan kondisi kabut asap di wilayah Anda. Jika udara sedang buruk, pertimbangkan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, menunda pekerjaan yang tidak mendesak, atau memilih pekerjaan di dalam ruangan jika memungkinkan.

Jika pekerjaan mengharuskan Anda berada di luar, usahakan aktivitas dilakukan seperlunya dan hindari berada terlalu lama di area yang penuh asap.

2. Atur aktivitas kerja dan waktu istirahat

Jika memungkinkan, selesaikan pekerjaan yang membutuhkan aktivitas luar ruangan pada waktu ketika kondisi udara lebih baik. Kurangi pekerjaan yang tidak mendesak, manfaatkan ruang tertutup, dan berikan waktu istirahat yang cukup, terutama jika tubuh mulai terasa tidak nyaman.

Bicarakan dengan atasan atau rekan kerja jika kondisi asap mulai mengganggu kemampuan Anda untuk bekerja dengan aman.

3. Kenali tanda-tanda tubuh mulai terdampak

Paparan asap dapat menyebabkan iritasi mata, batuk, tenggorokan tidak nyaman, atau sesak napas. Jika muncul keluhan, segera kurangi aktivitas dan pindah ke tempat dengan udara yang lebih bersih. Bila gejala berat, seperti sesak napas yang semakin parah atau nyeri dada, segera cari pertolongan medis.

Jangan memaksakan diri hanya karena pekerjaan belum selesai. Kesehatan tetap menjadi prioritas.

4. Jaga kondisi tubuh dan lingkungan kerja

Pastikan tubuh tetap terhidrasi, cukup beristirahat, dan hindari paparan asap yang tidak perlu. Jika bekerja di dalam ruangan, usahakan pintu dan jendela tetap tertutup ketika udara luar sedang buruk, serta gunakan penyaring udara jika tersedia.

Lingkungan kerja yang lebih nyaman dapat membantu Anda tetap fokus tanpa harus terlalu banyak terpapar asap.

Bekerja di tengah kabut asap memang tidak selalu bisa dihindari, tetapi risikonya dapat dikurangi dengan langkah yang tepat. Mulai dari memantau kualitas udara, menggunakan perlindungan yang sesuai, hingga mengenali tanda-tanda tubuh mulai terdampak. Dengan lebih waspada dan tidak memaksakan diri, Anda dapat tetap menjalankan aktivitas kerja sambil menjaga kesehatan.

Tetap ikuti informasi seputar dunia kerja dan tips karier lainnya bersama Lokerjambi, Cepat, Mudah, dan Terpercaya.

Jangan lupa ikuti media sosial kami untuk mendapatkan informasi terupdate mengenai loker jambi
Instagram -> Link
lokerjambiupdate
Instagram-> Link
LokerjambiToday
Threads-> Link
Lokerjambiupdate
Saluran Whatsapp -> Link
Lokerjambi.co.id
grub Whatsapp lokerjambi -> Link
lokerjambi (info grub loker)
linkedin -> Link
Loker Jambi

Untuk informasi mengenai tips kerja lainnya, pantau terus blog kami di ->
Blog Lokerjambi

Infolokerjambi Lokerjambitoday Lokerjambiupdate Karhutlla TipsbekerjaselamaKarhuta
Mohamad Radja Maulana

Mohamad Radja Maulana

Kami berdedikasi untuk memberikan informasi lowongan kerja terbaru dan akurat di Provinsi Jambi, serta tips karir yang relevan untuk membantu Anda mencapai kesuksesan.

Lihat artikel lainnya →
Pelamar kerja berpengalaman menghadapi recruiter saat membahas risiko overqualified yang bisa membuat lamaran ditolak.
Tips Karir

Overqualified Bisa Bikin Lamaran Ditolak

Punya pengalaman kerja yang panjang, pendidikan tinggi, atau kemampuan di atas kebutuhan posisi tidak selalu membuat peluang diterima semakin besar. Dalam beberapa kasus, kandidat justru bisa dianggap overqualified karena perusahaan menilai kualifikasinya terlalu tinggi untuk posisi yang tersedia. Kondisi ini dapat membuat recruiter khawatir kandidat cepat bosan, memiliki ekspektasi gaji lebih tinggi, atau tidak bertahan lama karena menunggu kesempatan yang lebih sesuai. Perbedaan antara jabata

HRD memegang dokumen ijazah saat membahas penahanan ijazah oleh perusahaan
Tips Karir

Ijazah Ditahan Perusahaan, Kenali Risikonya

Mengenal risiko ijazah ditahan perusahaan, aturan ketenagakerjaan yang berlaku, serta langkah yang bisa dilakukan pekerja untuk melindungi hak dan dokumen pribadinya.

Ilustrasi pencari kerja membandingkan proses rekrutmen resmi dan palsu melalui laptop dan smartphone untuk menghindari penipuan lowongan kerja.
Tips Karir

Memahami Perbedaan Proses Rekrutmen Resmi dan Rekrutmen Palsu

Tidak semua lowongan kerja yang terlihat profesional dapat dipastikan keasliannya. Kenali perbedaan proses rekrutmen resmi dan palsu agar terhindar dari penipuan, penyalahgunaan data pribadi, serta kerugian finansial saat mencari pekerjaan.