Hai sobat Lokerjambi!
Sudah memasang lowongan kerja tetapi jumlah pelamar masih sedikit? Jangan langsung menganggap tidak ada kandidat yang tertarik. Bisa jadi, ada beberapa bagian dari lowongan yang membuat pencari kerja memilih untuk melewatinya. Mulai dari informasi yang kurang jelas hingga proses lamaran yang terlalu rumit, berikut empat hal krusial yang perlu diperhatikan perusahaan.
1. Deskripsi Pekerjaan Tidak Jelas
Pencari kerja perlu mengetahui apa yang akan mereka kerjakan dan apa yang perusahaan harapkan dari posisi tersebut. Deskripsi yang terlalu singkat, terlalu umum, atau hanya berisi daftar persyaratan dapat membuat kandidat kesulitan menilai apakah pekerjaan tersebut cocok untuk mereka. LinkedIn bahkan menemukan bahwa lowongan yang lebih menekankan tanggung jawab pekerjaan dibandingkan sekadar persyaratan memperoleh 14% lebih banyak aplikasi per tayangan dalam data yang mereka analisis.
Jelaskan tugas utama, kualifikasi wajib, lokasi kerja, serta ekspektasi posisi dengan bahasa yang sederhana dan spesifik.
2. Gaji dan Benefit Tidak Transparan
Kompensasi menjadi salah satu informasi penting yang dipertimbangkan kandidat sebelum melamar. Data Indeed menunjukkan bahwa 24% pencari kerja menganggap kompensasi sebagai bagian terpenting dalam deskripsi pekerjaan. Ketika informasi tersebut tidak tersedia, kandidat bisa saja memilih lowongan lain yang memberikan gambaran lebih jelas mengenai imbalan yang ditawarkan.
Jika memungkinkan, cantumkan rentang gaji, tunjangan, bonus, atau benefit utama agar kandidat dapat mempertimbangkan lowongan secara lebih realistis.
3. Persyaratan Terlalu Banyak
Mencari kandidat berkualitas bukan berarti harus mencantumkan sebanyak mungkin persyaratan. Daftar kualifikasi yang terlalu panjang dapat membuat kandidat yang sebenarnya mampu mengerjakan pekerjaan tersebut merasa tidak memenuhi syarat. Karena itu, bedakan antara persyaratan wajib dan kemampuan tambahan yang menjadi nilai plus.
Prioritaskan kemampuan yang benar-benar dibutuhkan untuk menjalankan pekerjaan, bukan semua kemampuan yang mungkin berguna.
4. Proses Lamaran Terlalu Rumit
Ketika kandidat sudah tertarik tetapi harus melewati proses lamaran yang panjang dan berulang, kemungkinan mereka berhenti di tengah jalan menjadi lebih besar. LinkedIn memasukkan proses aplikasi yang bermasalah atau terlalu rumit sebagai salah satu faktor yang dapat membuat kandidat meninggalkan halaman lowongan tanpa melamar.
Cobalah proses lamaran tersebut dari sudut pandang kandidat. Jika mereka harus mengisi terlalu banyak data yang sebenarnya sudah ada di CV atau melewati terlalu banyak tahapan sebelum lamaran terkirim, sederhanakan prosesnya.
Lowongan yang sepi pelamar tidak selalu berarti pasar tenaga kerja sedang kekurangan kandidat. Bisa jadi, lowongannya sendiri belum cukup menarik, jelas, atau mudah diakses. Karena itu, sebelum menaikkan jumlah promosi, perusahaan sebaiknya mengevaluasi kembali empat hal utama: kejelasan pekerjaan, transparansi kompensasi, jumlah persyaratan, dan kemudahan proses lamaran.
Dengan membuat lowongan yang informatif dan kandidat-friendly, perusahaan tidak hanya berpeluang mendapatkan lebih banyak pelamar, tetapi juga dapat menarik kandidat yang lebih sesuai dengan kebutuhan posisi.
Jangan lupa ikuti media sosial kami untuk mendapatkan informasi terupdate mengenai loker jambi
Instagram -> Link lokerjambiupdate
Instagram-> Link LokerjambiToday
Threads-> Link Lokerjambiupdate
Saluran Whatsapp -> Link Lokerjambi.co.id
grub Whatsapp lokerjambi -> Link lokerjambi (info grub loker)
linkedin -> Link Loker Jambi
Untuk informasi mengenai tips kerja lainnya, pantau terus blog kami di -> Blog Lokerjambi
Mohamad Radja Maulana
Kami berdedikasi untuk memberikan informasi lowongan kerja terbaru dan akurat di Provinsi Jambi, serta tips karir yang relevan untuk membantu Anda mencapai kesuksesan.
Lihat artikel lainnya →